Alat Ukur Konsentrasi Zat DSA1

44
0
BERBAGI
Alat Ukur Konsentrasi Zat DSA1

Alat Ukur Konsentrasi Zat DSA1 adalah alat ukur yang digunakan dengan mudah untuk membantu pengguna dalam melakukan pengukuran indeks bias pada suatu objek terlarut. Alat ini mempunyai rentang suhu : 0 ° C-40 ° C (32-104 ° F). Selain itu alat ini juga menggunakan sumber daya 2 x baterai AAA.

Alat ukur ini biasa digunakan di industri madu, industri gula, industri otomotif dan masih banyak lainnya. Alat ini dilengkapi dengan ATC yaitu Kompensasi Suhu Otomatis 5 – 40 ° C. Alat ini juga dilengkapi dengan fungsi otomatis mati. Selain itu alat ini juga memiliki berat 200 g dan ukuran 135 x 65 x 40 mm.

Fitur Alat Ukur Konsentrasi Zat DSA1 :

  • Dapat bekerja dengan cepat, tepat dan akurat
  • Mempunyai rentang suhu : 0 ° C-40 ° C (32-104 ° F)
  • Menggunakan sumber daya 2 x baterai AAA
  • Tersedia Kompensasi Suhu Otomatis 5 – 40 ° C
  • Tersedia fungsi otomatis mati
  • Memiliki berat 200 g dan ukuran 135 x 65 x 40 mm
  • Mudah disimpan dan merupakan alat yang kuat
  • Didesain dengan kompak , mudah dibawa kemana saja
  • Mempunyai versi multi skala

Spesifikasi Alat Ukur Konsentrasi Zat DSA1 :

  • Skala : Kadar garam , REFRACTIVE INDEX
  • Rentang : Kadar garam : 0 – 28% ;  REFRACTIVE INDEX : 1.3330-1.3900
  • Divisi : Kadar garam : 0.1  ;  REFRACTIVE INDEX : 0.0001
  • Akurasi : Kadar garam :  +-0.2 ;  REFRACTIVE INDEX : +-0.0003

Alat Ukur Konsentrasi Zat DSA1

Segera beli Alat Ukur Konsentrasi Zat DSA1 dengan menghubungi tim marketing Ukurkadar.com dan dapatkan penawaran dengan harga khusus. Kami juga jual alat ukur dan alat uji kategori Refraktometer lainnya.

Ukurkadar.com Memberikan Pelayanan Penjualan Dengan Jaminan Garansi Produk Dan Replacement Untuk Semua Produk Selain Itu Juga Memberikan Layanan Kontak Service Marketing 24 Jam Secara Maksimal Didukung Dengan Tenaga Teknisi Yang Ahli Dalam Bidang Instrument Masing – Masing

Kontak Customer Service Kami :

Telp / HP0812-5931-6600
WA / SMS0812-8303-2200
Form Permintaan Penawaran :

* Dibutuhkan

comments powered by Disqus