Perbedaan Virus dan Bakteri

54
0
BERBAGI
Perbedaan Virus dan Bakteri
Belum ada ratings.

Perbedaan Virus dan Bakteri – Virus merupakan sejenis mikroba yang selalu menempel pada inangnya dan tidak bisa hidup sendiri, mereka menggunakan makhluk lain yang ditempeli untuk proses perkembangbiakannya. Dibandingkan bakteri, ukuran tubuh virus juga jauh lebih kecil sehingga sulit untuk diamati.

Perbedaan Virus dan Bakteri

Apabila bakteri dapat diamati dan dilihat menggunakan mikroskop elektron, maka virus hanya bisa diamati dengan mikroskop khusus yang sudah dikembangkan untuk dapat mengamati virus.

Biasanya virus akan menempel di suatu sel dan mengambil alih sel tersebut untuk mengembangbiakkan virus – virus lain sampai akhirnya sel tersebut mati. Selain itu, virus juga dapat menjadi sel yang normal berubah menjadi sel yang membahayakan bagi sistem kerja tubuh itu sendiri.

Bakteri juga merupakan mikroba yang memiliki ukuran relatif lebih besar dari virus. Namun tidak seperti virus, bakteri sendiri tidak semua bersifat jahat atau buruk bagi tubuh. Akan tetapi bakteri jahat juga dapat memberi penyakit yang tidak kalah menakutkan dibandingkan virus.

Selain itu, bakteri juga dapat melakukan perkembangbiakannya sendiri dengan menggunakan teknik membelah diri. Mereka juga dapat hidup di segala kondisi lingkungan bahkan di dalam tubuh manusia sekalipun.

Bakteri dan Virus memang menjadi dua momok menakutkan yang dapat menyebabkan penyakit pada tubuh manusia. Akan tetapi kita harus dapat membedakan setiap penyakit yang dialami serta mencari tahu penyebabnya apakah berasal dari infeksi bakteri ataupun virus. Sebab, hal itu dapat mempermudah kita untuk mencari tahu bagaimana tindakan pengobatan yang tepat dalam menangani penyakit yang dimaksud.

Setelah kita mengetahui sedikit tentang bakteri dan virus, mungkin selanjutnya kita bertanya – tanya apa saja sebenarnya perbedaan keduanya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan singkat mengenai perbedaan virus dan bakteri :

Perbedaan Virus dan Bakteri

Ukuran

  • Bakteri : Ukuran bakteri umumnya lebih besar dari 1000 nm
  • Virus   : Sementara virus ukurannya lebih kecil, yaitu antara 20-400 nm

Dinding Sel

  • Bakteri : Dinding sel bakteri mengandung peptidoglikan atau lipopolisakarida
  • Virus   : Sementara virus tidak memiliki dinding sel. Fungsi dinding sel digantikan dengan selubung protein

Ribosom

  • Bakteri : Ada
  • Virus   : Tidak Ada

Jumlah sel

  • Bakteri : Satu sel (uniseluler)
  • Virus   : Bukan sel karena tidak memiliki kelengkapan organel sel

Kehidupan

  • Bakteri : Termasuk organisme hidup
  • Virus : Dikatakan hidup jika menempel pada organisme hidup dan dikatakan mati jika terdapat di alam

DNA dan RNA

  • Bakteri : Mengambang bebas di sitoplasma
  • Virus   : Tertutup di dalam selubung protein

Infeksi

  • Bakteri : Lokal
  • Virus   : Sistemik

Reproduksi

  • Bakteri : Mampu untuk bereproduksi dengan sendirinya
  • Virus   : Perlu sel hidup untuk bereproduksi

Durasi penyakit

  • Bakteri : Umum akan berlangsung lebih lama dari 10 hari
  • Virus   : Berlangsung 2 sampai 10 hari

Demam

  • Bakteri : Infeksi bakteri dikenal dapat menyebabkan demam
  • Virus   : Infeksi virus kadang bisa menyebabkan demam dan kadang juga tidak menyebabkan demam

Keterlihatan

  • Bakteri : Karena ukurannya cukup besar, bakteri dapat dilihat hanya dengan mikroskop cahaya
  • Virus   : Karena ukurannya sangat kecil, virus hanya dapat dilihat oleh mikroskop elektron

Pengobatan

  • Bakteri : Penyakit yang disebabkan oleh bakteri dapat diatasi dengan antibiotik
  • Virus   : Sementara, penyakit yang disebabkan oleh virus tidak dapat diatasi dengan antibiotik

Contoh

  • Bakteri : Staphylococcus aureus, Vibrio cholerae, dll
  • Virus   : HIV, Hepatitis A virus, Rhino Virus, dll

Penyakit

  • Bakteri : Keracunan makanan, gastritis dan bisul, meningitis, pneumonia, dll
  • Virus   : AIDS, pilek, influenza, cacar, dll

Nilai Kualitas Produk :

Form Permintaan Penawaran :


* Dibutuhkan

comments powered by Disqus