Tips Pengerjaan Bangunan Beton

44
0
BERBAGI

Tips Pengerjaan Bangunan Beton

Tips Pengerjaan Bangunan Beton, Semen digunakan untuk berbagai aplikasi dalam konstruksi dan pembuatan bahan bangunan. Itu selalu digunakan dengan bahan lain seperti pasir, agregat, air dll. Oleh karena itu kinerjanya dalam aplikasi tertentu tidak hanya tergantung pada kualitasnya sendiri namun juga pada penggunaan dan kualitas bahan lain yang digunakan bersamaan dengannya.

Agregat merupakan material granular, misalnya pasir, kerikil, batu pecah dan kerak tungku besi, yang dipakai secara bersama-sama dengan suatu media pengikat untuk membentuk suatu beton semen hidraulik atau adukan.

Karena itu kami harap panduan atau tipS berikut ini penggunaannya akan sangat membantu Anda membangun rumah tahan lama.

Untuk mulai dengan, mari kita lihat bagaimana mengecek apakah semen asli atau tidak.

  • Beli hanya merek asli yang diakui.
  • Pastikan tas itu memiliki tanda SNI.
  • Pastikan Kantong  dijahit dengan benar dan tidak ada benjolan.
  • Anda dapat memeriksa minggu tidak dan bulan dan tahun pembuatan.
  • Semen kantong yang beredar di pasaran ada dua jenis, yaitu PCC (portland cement composite) dan PPC (pozzolan portland composite).

Semen yang baik saja tidak akan menjamin struktur yang kuat dan tahan lama. Bahan lain yang digunakan dalam beton memainkan peran yang sama pentingnya. Bahan lain yang digunakan dalam beton adalah pasir, agregat kasar, air dan kadang-kadang pencampuran kimia. Sekarang mari kita lihat bagaimana memilih bahan baku yang baik untuk beton

Tips Pengerjaan Bangunan Beton
Tips Pengerjaan Bangunan Beton

Panduan tentang Proses Pengerjaan Bangunan Beton

Beton dengan kekuatan berbeda dibuat dengan proporsi yang berbeda. Dalam proyek besar, proporsi campuran beton diputuskan oleh teknisi ahli di laboratorium. Namun untuk karya kecil kita dapat menggunakan campuran nominal sesuai dengan pedoman . Perbandingan campuran umum untuk karya-karya kecil diberikan di bawah ini:

  • Jenis Pekerjaan Proporsi Semen: Pasir: Agregat Kasar (20 mm)
  • Beton Kekuatan Tinggi untuk Kolom Lubang & Kolom Beban Tinggi 1: 1: 2
  • Pekerjaan RCC normal seperti Kolom, Beam, Slab, Tangga dll 1: 1.5: 3 atau 1: 2: 3
  • Ukuran , Beton Massa, dll. 1: 3: 6 Atau 1: 4: 8

Untuk mendapatkan beton yang baik, kita tidak hanya perlu menggunakan bahan berkualitas baik dengan proporsi yang tepat tetapi juga perlu menjaga kadar air optimal agar lebih baik. Biasanya satu kantong semen membutuhkan 25 sampai 30 liter air untuk campuran yang baik. Terlalu banyak air atau terlalu sedikit air bisa mengurangi kekuatan beton atau membuatnya kurang bisa diterapkan.

  1. Batching

Umumnya kita dapat mencampur beton dengan dua cara:

-Volume batching

-Timbang batching.

Timbang batching lebih baik daripada volume batching. Jika tidak memungkinkan mengatur timbangan timbang, volume batching diadopsi. Lebih baik menggunakan lahan pertanian untuk mengukur jumlahnya.

  1. Percampuran

Kita bisa mencampur beton dengan dua metode; Pencampuran dengan mesin dan pencampuran dengan tangan (pencampuran mesin sangat disarankan). Lebih baik menambahkan semen ekstra 10% untuk beton jika dicampur dengan tangan.

Gunakan mixer beton untuk beton yang lebih baik. Bahan harus dicampur sampai warna seragam beton diperoleh.

Waktu pencampuran sekitar 2 menit.

Tambahkan pasir dan semen dulu lalu agregat kasar. Air harus ditambahkan terakhir.

Jika bahan dicampur tangan, campurkan pada permukaan yang keras.

  1. Transportasi dan Penempatan

Transportasi beton untuk penempatan terakhir di awal. Hindari pengeringan dan segregasi bahan.

Jangan gunakan beton kering dengan menambahkan air ekstra.

Jangan menuangkan beton dari ketinggian lebih dari 1,5 meter agar tidak segregasi.

Tuangkan beton di lapisan tanpa ada henti untuk menghindari persendian dingin.

  1. Pemadatan dan Penyelesaian

Pemadatan beton yang tepat sangat penting untuk kekuatan dan daya tahan.

Gunakan vibrator yang tepat untuk pemadatan.

Hindari getaran di bawah atau di atas. Getapkan beton sampai semua udara di beton dikeluarkan dan kilau air muncul di permukaan.

Selesaikan beton dengan pelampung kayu saat beton sedikit menegang.

Jika susut susut muncul setelah selesai, tutup dengan Kain atau re-getar.

  1. Menjaga Mutu

Jaga agar tetap lembab sampai paling tidak 14 hari seperti yang direkomendasikan

Pengeringan dan pembasahan alternatif membuat retak beton. Pengawetan terus menerus diperlukan untuk beton yang kuat dan tahan lama.

  1. Pengerjaan Batu Bata

Umumnya batu bata yang digunakan sebaiknya dibakar dengan baik dan sudutnya harus tajam. Batu bata yang dibakar dengan baik harus memberi suara derek metalik saat kita menabrak dua bata satu sama lain. Batu bata yang bagus tidak boleh pecah saat kita menjatuhkannya dari ketinggian sekitar 1 meter.

Batu bata yang bagus sebaiknya tidak merendam air lebih dari 15% dari beratnya bila disimpan di bawah air selama 24 jam.

Batu bata harus disiram dengan baik sebelum menggunakan atau menyerap air dari semen mortar.

Sambungan vertikal dan horisontal dalam pekerjaan bata tidak boleh lebih dari 10 mm.

Umumnya kita menggunakan campuran mortar semen 1: 6 untuk pekerjaan batu bata.

  1. Tahap Plester

Plester adalah tahap akhir dimana semen digunakan dalam konstruksi.

Proses Di Atas yang Terbaik adalah Di lakukannya Pengecekan Kualitas Kekerasan Beton,

Hubungi Kami Ke 0812-5931-6600

Kami Layani :

Alat Test Kekerasan Beton

Alat Uji Kekuatan Beton

Harga Pengecek Beton

Alat Ukur Kekerasan Beton